Perekat Rakyat Sulteng.

Longki: Hanya Kunjungan Kemanusiaan

20

Tiba di Kota Palu, Selasa (8/1/2019), Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang juga calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, meninjau pengungsian hunian sementara ‘Camp Garuda Yaksa’ yang dibangun melalui sumbangan para kader Partai Gerindra.

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menjelaskan kegiatan Prabowo Subianto di Palu bukan kampanye. Namun, hanya melakukan kunjungan kemanusiaan kebeberapa tempat pengungsian korban bencana.

“Siang ini (kemarin) Pak Prabowo telah hadir di tengah-tengah kita, di tengah kesibukannya beliau menyempatkan diri untuk bertemu kita semua khususnya kepada saudara saudara kita yang terkena bencana. Kunjungan beliau ke sini dalam rangka tujuan kemanusiaan,” kata Longki pada acara temu kader, simpatisan dan relawan dalam kegiatan “Prabowo Menyapa Masyarakat Sulawesi Tengah”, di Hotel Santika Palu, Selasa (8/1/2019).

Longki mengatakan kunjungan Prabowo ke lokasi pengungsian korban bencana alam, untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikannya tepat sasaran dan bermanfaat bagi para korban.

“Beliau akan mengunjungi atas apa yang beliau perintahkan untuk membangun di daerah Sigi. Dan saat ini bantuan itu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Tentu saja kunjungan beliau juga akan bertemu bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama yang ada di sini, jadi tidak ada acara acara kampanye beliau selama kunjungannya di sini,” tutur Longki.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Sulteng yang telah menyambutnya dengan baik.

Prabowo juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para keluarga korban yang terkena musibah bencana alam beberapa waktu lalu.

“Terima kasih atas sambutan yang demikian meriah, kesempatan ini dalam kunjungan saya ke sini saya pakai untuk menyampaikan rasa turut berduka cita dan berbela sungkawa atas musibah yang di alami beberapa waktu lalu,” ungkap calon presiden (capres) nomor urut 02 itu.

“Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa, dan ditempatkan di tempat yang terbaik dan yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk meneruskan tugas dan kewajiban di dunia ini,” tutur Prabowo seraya memanjatkan doa.

Prabowo mengatakan sebenarnya dirinya ingin segera berkunjung ke Palu, Sigi dan Donggala beberapa hari pascabencana terjadi. Namun hal itu diurungkannya. Sebab, dia ingin memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menjalankan tugasnya di lokasi bencana.

Sebagai gantinya, Prabowo kemudian menugaskan kepada seluruh kader Partai Gerindra untuk ikut membantu para korban bencana alam yang ada di Palu, Sigi dan Donggala.

“Saya waktu itu memang menahan diri untuk tidak datang, saya paham karena pimpinan daerah sangat kesulitan, jadi kalau banyak tokoh dari Jakarta itu datang pasti akan mengganggu yang ada di sini (Palu), jadi saya fokuskan bahwa di mana dalam kapasitas saya yang terbatas untuk mengirimkan bantuan. Minimal kita melakukan partisipasi sebagai bentuk setia kawan. Dan hari ini saya mau cek apakah bantuan saya sudah sampai,” ujar Prabowo.

Diketahui, beberapa hari setelah terjadi bencana di Palu-Donggala, partainya langsung mendirikan dapur umum dan MCK. Selain itu, Gerindra mendirikan tenda pengungsian yang diberi nama ‘Camp Garuda Yaksa’, di Desa Mpanau Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.

Kamp tersebut saat ini dihuni sebanyak 56 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 196 jiwa. Mereka merupakan korban gempa, tsunami dan likuifaksi yang berasal dari beberapa desa di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.ROA

Leave A Reply

Your email address will not be published.