Perekat Rakyat Sulteng.

Tahun Ini, PT BDLP Beroperasi Kembali

128

SULTENG RAYA – Tahun ini, PT Bina Daya Lahan Pertiwi (BDLP) yang merupakan satu-satunya perusahaan tambang emas yang memiliki legalitas di Kabupaten Buol, bakal mempersiapkan perencanaan untuk kembali beroperasi.

Hal itu disampaikan Tenaga Engginer PT BDLP, Wasis saat ditemui Sulteng Raya, Kamis (3/1/2019).

“PT BDLP akan mengupayakan segala persiapan, baik dari segi peralatan hingga tenaga ahli untuk memulai aktifitas menuju perencanaan produksi, yang sempat terhambat beberapa tahun akibat berbagai faktor yang menyebabkan pro dan kontra dari masyarakat, di area lingkar tambang yang otomatis mengganggu aktifitas perusahaan,” kata Wasis.

Wasis yang juga selaku pelaksana kegiatan teknis kerja lapangan mengatakan, rencana perusahaan sepanjang tahun 2018 kemarin masih difokuskan pada eksplorasi, sambil mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, seperti pabrik, gudang maupun pintu masuk terowongan. “Saat ini perusahaan yang pada tahap eksplorasi ini mempekerjakan sekitar 250 tenaga kerja, akan berusaha untuk memaksimalkan pekerjaan agar pada bulan Maret 2019 mendatang sudah bisa memulai aktifitas pengeboran pada sejumlah titik yang sudah ditentukan,” jelas Wasis.

Hal senada juga disampaikan perwakilan Management BDLP, Kahar Kulle mengatakan, jika pekerjaan bisa berjalan dengan lancar, pihak perusahaan otomatis akan merekrut karyawan dan tentunya akan mengutamakan warga yang ada di daerah sekitar wilayah beroperasinya perusahaan tersebut.

“Sejauh ini perusahaan tetap memprioritaskan karyawan lokal, malahan ada sebagian warga yang dikirimkan oleh perusahaan untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM, hingga lulus dan bersertifikat,” jelas Kahar Kulle.

Menurutnya, perusahaan bisa beraktifitas dengan baik jika keamanan di daerah sekitar berada dalam kondisi yang aman dan kondusif, yang notabene menyebabkan banyaknya lapangan pekerjaan yang terbuka untuk masyarakat, sehingga dapat membantu serta turut mondongkrak perekonomian masyarakat yang ada di area lingkar tambang.

“Sampai hari ini pun, mulai dari karyawan lepas hingga karyawan tetap yang bekerja pada perusahaan ini, upah yang diberikan oleh perusahaan masih lebih tinggi diatas Upah Minimum Provinsi (UMP) atau pun Upah Minimum  Regional (UMR),” ujarnya.FAN

Leave A Reply

Your email address will not be published.