Perekat Rakyat Sulteng.

Selama 2018, BNN Poso Tangkap Empat Pelaku Narkotika

44

SULTENG RAYA – Selama 2018, anggota Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso, berhasil menangkap empat pelaku narkotika yang salah satu pelaku merupakan residivis.

Keempat pelaku yang berhasil diamankan masing-masing, Ihwal (27) dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 1, 26 gram, Bardin (38) yang merupakan pecatan polri dengan barang bukti sabu 47, 83 gram, Serianto alias Eca (27) pegawai swasta dengan barang bukti sabu seberat 11,4 gram, serta Teguh Widodo (52) seorang kepala desa (Kades) dengan barang bukti sabu seberat 0,26 gram.

“Untuk tersangka Ihwal telah divonis pihak majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Poso, dengan hukum 7 tahun penjara. Sementara tiga tersangka lainnya sedang dalam proses persidangan di PN Poso,” kata Kepala Badan Nakotika Nasional (Kaban) Poso, AKBP Sahidi kepada sejumlah awak media di kantor BNN setempat, Jumat (28/12/2018).

Dikatakannya, dari keempat kasus tersebut pihaknya mengamankan barang bukti berupa 60,26 gram narkotika jenis sabu serta barang bukti uang tunai sebanyak  Rp 1.228.000.

Selanjutnya kata Sahidi, dari seksi pecegahan peredaran narkotika, BNN Poso telah meakukan pemetaan jaringan terhadap sejumlah wilayah yang dinilai merupakan daerah rawan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Poso.

Adapun daerah rawan tersebut meliputi, Kecamatan Poso Kota Bersaudara, Kota Tentena yang berada di wilayah Kecamatan Pamona Puslemba, serta wilayah Kecamatan Poso Pesisir Bersaudara. Selain itu, seksi pencegahan juga melaksanakan berbagai kegiatan berupa penyuluhan di semua lini serta elemen masyarakat, tidak terkecuali instansi pemerintah swasta, lembaga pendidikan serta masyarakat umum, bahkan desiminasi penyuluhan di lingkungan suatu keluarga.

“Ini juga dilakasanakan kampanye anti narkoba serta melaksanakan instruksi presiden tahun 2018, terkait bebas narkoba yang ditindaklanjuti dengan tes urin bagi semua elemen masyarakat, tidak terkecuali pihak PNS maupun TNI/ Polri,” tegas Sahidi didampingi petugas BNN lainnya.

Sementara, untuk rehabilitasi bagi yang telah terpapar penggunaan narkoba, BNN Poso bekerjasama dengan lembaga lainnya telah merawat sebanyak 89 orang yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, yang dimana puluhan korban tersebut didominasi oleh kalangan pelajar.SYM

Leave A Reply

Your email address will not be published.