Perekat Rakyat Sulteng.

Bupati Poso Launching Air Mancur Maroso

56

SULTENG RAYA – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu melaunching beroperasinya air mancur Maroso yang berada di alun alun kebanggaan masyarakat  Poso yang baru selesai dibangun pada tahun 2018 ini, Sabtu (22/12/2018).  Air mancur Maroso merupakan inovasi pembangunan serta penataan kota terbesar sepanjang sejarah yang dibuat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso.

Dimana air mancur diharapkan menjadi Icon kebanggaan masyarakat Poso serta dibangun berlokasi  di Lapangan Maroso Poso, depan Kantor Bupati Poso dengan keunikan pembangunan air mancur yang irama airnya mengikuti alunan lagu.

Adapun maksud dibangunnya Air Mancur Maroso ini untuk menjadikan Kota Poso lebih indah dan lebih maju dalam memberikan hiburan langsung kepada masyarakat Kabupaten Poso maupun masyarakat yang sedang melintasi Kota Poso. Selain itu, pembangunan air mancur ini dalam rangka perwujudan visi misi pemerintahan Darmin-Samsuri yakni, meningkatkan prasarana dasar untuk mengatasi berbagai masalah perkotaan berpedoman pada arahan RTRW dan kelestarian lingkungan. Wajah Kota Poso yang hendak ditata oleh pemerintahan Darmin-Samsuri dengan orientasi mendasar yakni, perubahan paradigma tentang Kota Poso yang memiliki latar belakang masa lalu yang kelam sehingga Pemerintah Daerah berupaya untuk menarik setiap wisatawan serta memberikan hiburan tersendiri bagi warga masyarakat Kota Poso.

Dalam laporannya  pada kegiatan launching air mancur Maroso,  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Faidul Keteng mengatakan, keberadaan air mancur ini merupakan satu-satunya air mancur terbesar khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara Bupati Darmin mengatakan,  air mancur ini merupakan salah satu bagian komitmen Pemerintah Daerah untuk menata dan menghidupkan kembali kota Poso sebagai ibu kota Kabupaten yang telah memiliki usia 123 tahun.

Di samping itu Kata Darmin, dengan penataan ibu kota Poso yang semakin menawan ditambah dengan aksesoris kota pasti akan mampu menghapus stigma negatif Poso yang dulunya dikenal sebagai kota yang tidak aman dan nyaman untuk dikunjungi. “Maindset tersebut perlahan-lahan harus kita ubah dengan menjadikan Poso sebagai Kota Smart (Smart city) yang memiliki berbagai destinasi obyek wisata menarik baik di kota maupun di wilayah-wilayah kecamatan yang dapat dikunjungi.” ungkap Bupati Darmin. SYM

Leave A Reply

Your email address will not be published.