Perekat Rakyat Sulteng.

Upah Belum Dibayar, Tukang di Sigi Ancam Bongkar Pekerjaannya

80

SULTENG RAYA – Sejumlah tukang yang melaksanakan pekerjaan rehab kantor sementara DPRD Sigi di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, mengeluh karena upah mereka belum dibayarkan oleh pihak ketiga (kontraktor).

Hal ini diungkapkan Sekwan Sigi Eddy Asrianto kepada wartawan, Ahad (23/12/2018).

“Pekerjaan tersebut sudah selesai dikerjakan oleh tukang, tapi belum dibayarkan oleh NM (kontraktor-red), saya hubungi terkait persoalan itu, yang bersangkutan tidak pernah membalas dan bahkan tidak mengaktifkan Hp-nya,” kata Eddy Asrianto

Menurut Sekwan, jika upah para tukang tidak kunjung dibayarkan, mereka (pekerja-red) mengancam akan membongkar kembali pekerjaan yang mereka lakukan.

Persoalan ini kata Eddy, secara langsung telah merugikan dirinya, karena dana yang diberikan pada NM untuk pekerjaan sebesar Rp100 juta lebih itu merupakan dana pinjaman yang nantinya akan dikembalikan lagi.

“NM merupakan salah seorang Tim Ahli Fraksi yang ada di DPRD Sigi, sementara pemilik dana yang dipinjam untuk pekerjaan rehab bangunan itu sudah menagih, dan NM sampai saat ini sulit dihubungi, apalagi tukang berencana membongkar kembali pekerjaan yang dilakukan bila gajinya belum dibayarkan,”ungkapnya kesal.

Eddy menekankan, bila NM tidak menyelesaikan persoalan itu maka dirinya akan melaporkan kasus tersebut pada pihak kepolisian, sehingga ada efek jera yang bisa dilakukan, karena NM telah merugikan banyak orang. FRY

Leave A Reply

Your email address will not be published.