Perekat Rakyat Sulteng.

Soal Kasus Miras Oplosan, Gubernur Minta Polda Usut Hingga Tuntas

42

SULTENG RAYA – Beberapa hari lalu, masyarakat dikagetkan dengan kejadian tewasnya 17 orang secara bersamaan di dua rumah sakit di Kota Palu diduga usai mengkonsumsi minuman keras (Miras) oplosan di lima lokasi berbeda.

Hingga kini, kasus itu masih dalam pengusutan pihak Kelpolisian Resor (Pores) Palu.

Melihat kondisi itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, meminta kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng agar mengusutu tuntas kasus itu. Karena, peredaran Miras oplosan sudah menjadi permasalahan vital secara nasional.

“Kejadian peredaran Miras oplosan ini, sudah sangat vital secara nasional. Sehingga, saya meminta perhatian serius dari Polri di Sulteng untuk mengusut tuntas, siapa yang memproduksi minuman keras oplosan tersebut,” kata Gubernur Longki memimpin rapat lengkap akhir tahun di ruang kerjanya, Jumat (21/12.2018).

Diketahui, korban tewas akibat mengkonsumsi Miras di Kota Palu hingga Rabu (19/12/2018) malam,  mencapai 17 orang.

Diketahui, rapat lengkap akhir tahun itu, membahas beberapa permasalahan. Diantaranya, evaluasi pelaksanaan transisi darurat ayng berakhir pada 25 Desember 2018 mendatang, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 serta persiapan jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Pemilihan Preside (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang.

Kegiatan itu dihadiri Deputi Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rudi Phadmanto, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng, Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. HGA

Leave A Reply

Your email address will not be published.