Perekat Rakyat Sulteng.

KPU Proses PAW Anggota DPRD Poso

54

SULTENG RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso mengaku memproses calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Poso dari Fraksi Partai Golkar. Hal itu dikarenakan salah seorang anggota DPRD Poso dari daerah pemilihan (Dapil) II Pamona bersaudara, Norma Shinta Kalahe telah meninggal dunia.

“Terkait hal itu KPU sudah meresponnya. Prosesnya sudah mulai jalan. Sekretaris Dewan (Sekwan) Poso juga sudah menyurati kita terkait hal itu dan sesuai ketentuan yang berlaku, KPU sudah mengirimkan nama calon dari Partai Golkar di Dapil II, sesuai hasil perolehan suara pada Pileg 2014 lalu,” kata Ketua KPU Poso, Budiman Maliki, Jumat (14/12/2018).

Menjawab surat yang dilayangkan Sekwan Poso, KPU mengaku juga telah melampirkan sejumlah ketentuan administrasi yang harus dipenuhi calon anggota PAW sesuai ketentuan PKPU Nomor 6 tahun 2017. “Kita juga sedang menunggu respon Sekwan Poso terkait apakah masih ada kelengkapan administrasi yang dibutuhkan terkait proses PAW tersebut, yang masih perlu dilengkapi,” jelasnya.

Dia menjelaskan, sesuai hasil perolehan suara pada Pileg 2014 lalu, perolehan suara terbanyak berikutnya setelah nama Norma Shinta Kalahe di Dapil II Partai Golkar yakni Caleg atas nama Amran Sius Mait. “Untuk nama ini KPU juga telah mencoba melakukan koordinasi ke pihak partai politik yang bersangkutan apakah memang masih tercatat sebagai kader atau pengurus partai,” ujarnya.

Sesuai informasi yang diperoleh KPU kata Budiman, yang bersangkutan masih tercatat sebagai pengurus kecamatan Partai Golkar wilayah Pamona Puselemba. Hal itu diperkuat dengan adanya SK yang dikeluarkan Partai Golkar bahwa Amran masih tercatat sebagai pengurus kecamatan periode 2014-2019.

“Artinya sejauh ini, sesuai ketentuan administrasi saudara Amran Sius Mait dianggap memenuhi syarat,” jelas Budiman.SYM

Leave A Reply

Your email address will not be published.