Perekat Rakyat Sulteng.

Setahun Buron, Pembunuh Siswi di Parmout Ditangkap 

41

SULTENG RAYA – Setelah setahun menjadi buronan polisi, pembunuh Rina siswi SMK Negeri 1 Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parmout, berhasil diringkus aparat Satuan Reskrim Polres Parmout, Jumat (9/11/2018).

Tersangka MJ (36) yang merupakan kakak ipar korban sendiri terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena melakukan perlawanan saat diamankan di wilayah Luwuk Banggai.

“Kami berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Banggai dan menangkap tersangka pada 9 November 2018 sekitar pukul 09.30 Wita. Selama dalam pelarian tersangka sempat bekerja di sana, karena banyak keluarga besarnya di sana,” ujar Kapolres Parmout, AKBP Zulham Effendi Lubis saat merilis tersangka, Jumat (16/11/2018).

Dia mengatakan, kasus pembunuhan Rina terjadi di Dusun Dua, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parmout. Peristiwa tersebut terjadi pada 15 November 2017. Ketika itu, korban akan berangkat ke sekolah. Saat Rina mendekati sekolah, tersangka yang berprofesi sebagai pengambil pasir, tiba-tiba menyekap leher korban dengan menggunakan tali tas, sampai akhirnya korban meninggal dunia dan jasadnya diseret ke semak-semak.

“Setelah itu tersangka melakukan pekerjaannya kembali mengambil pasir,” ujarnya.

Sementara, untuk motif tersangka tega membunuh Rina, disebabkan karena merasa sakit hati. “Ada dua masalah, pertama masalah tanah dengan mertuanya dan kedua sakit hati kepada korban karena sering mengadukan hal-hal tidak benar terhadap dirinya,” kata kapolres.

Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Undang-Undang perlindungan anak, Pasal 80 dan Pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan berencana serta pasal 338 KUHP dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari TKP diantaranya, tas milik korban yang berisi pakaian.OPI

Leave A Reply

Your email address will not be published.