Perekat Rakyat Sulteng.

Pemkab Tolitoli Sosialisasi Perda Perlindungan Perempuan

17

SULTENG RAYA – Wakil Bupati (Wabup) Tolitoli,  Abdul Rahman H Budding membuka secara resmi sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulawesi Tengah tentang Perlindungan Perempuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Tolitoli, belum lama ini.

Sosialisasi yang digelar di Meeting Room Hotel Mitra Utama itu diikuti oleh 70 orang peserta yang terdiri dari utusan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat serta Organisasi Perempuan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Djuwaeni Maddu, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah Bambang SP, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tolitoli Lely Husna Bantilan serta Ketua Tim P2TP2A Kabupaten Tolitoli.

Wakil Bupati Tolitoli, Abdul Rahman H Budding dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang pentingnya regulasi yang mengatur perlindungan perempuan serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan serta membangun kemitraan antara lembaga pemerintah, LSM, organisasi masyarakat perempuan di pusat dan daerah dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan

Wabup Tolitoli juga mengatakan, kekerasan terhadap perempuan merupakan tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang paling kejam yang dialami perempuan. Oleh karenanya, kata dia, tidak salah apabila tindak kekerasan terhadap perempuan tersebut oleh organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan.

“Kekerasan terjadi di segala bidang kehidupan, baik itu di lingkungan budaya maupun agama, yang pada akhirnya akan menghambat untuk terlibat dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama dalam memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap kaum perempuan dari segala bentuk tindak kekerasan,”jelasnya. TAM

Leave A Reply

Your email address will not be published.