Perekat Rakyat Sulteng.

Unisa Palu Berbagi di Sikara

36

SULTENG RAYA-Tim Universitas Alkhairaat (Unisa) Peduli Bersama, kembali berbagi dengan menyalurkan bantuan ke korban gempa dan tsunami yang diamanahkan kepadanya. Sabtu, (3/11/18) kemarin, tim ini mendatangi Desa Sikara, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala.

Tim yang dipimpin langsung Wakil Rektor 1 Unisa Palu Dr Ahsan Mardjudo, S.Pi,M.Si ini, selain menyalurkan bantuan juga meninjau dan melihat langsung kondisi masyarakat setempat, termasuk kebutuhan yang mendesak bagi warga yang terkena langsung dampak gempa dan tsunami.

Adapun bantuan yang mereka salurkan ini, selain sembako juga terdiri dari mukena, Alquran, buku Iqra, terpal, dan perlengkapan bayi. “Ini kami melihat dari segi kebutuhan masyarakat setempat, bantuan tersebut dari jaringan salah satu dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Unisa Palu Safika Datumuka, SAg, MH, dari Gorontalo,”kata  Wakil Dekan III FKIP Unisa Palu, Ridwan Laki, yang tergabung dalam tim ini.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Sikara, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Udin dan juga Kepala Dusun setempat, mewakili warga mereka yang terkena dampak gempa dan tsunami untuk selanjutnya disalurkan ke warga mereka masing-masing yang terkena dampak.

Saat ini kata Ridwan, anggota tim Unisa Peduli Bersama masih terus berupaya memanfaatkan jaringan yang mereka miliki di luar, untuk mendapatkan donasi untuk masyarakat Sulawesi Tengah yang terdampak gempa, tsunami, dan likuifaksi.

Seperti halnya yang juga dilakukan Dekan Fakultas Ekonomi Unisa Palu, Marjun H Pakaya yang juga sekaligus Penanggungjawab Posko Unisa Peduli Sesama, dihari yang sama mereka bersama rekan-rekan dosen yang lain berangkat ke Kabupaten Sigi menyalurkan bantuan ke masyarakat terkena dampak gempa, dan likufaksi.

“Kami terus memanfaatkan jaringan yang ada, jika donasi masuk langsung kami salurkan, ini juga dilakukan anggota tim lainnya seperti Pak Marjun, Ibu Mawar, dan Ibu Asrawati,”ungkapnya. AMI

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.