Perekat Rakyat Sulteng.

Menkopolhukam Minta Melibatkan Masyarakat dan Pengusaha Lokal

Terkait Pembangunan Infrastruktur Dan Huntara

31

SULTENG RAYA – Proses pembangnan Hunian Sementara (Huntara) dan infrastruktur lainnya di Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) melibatkan masyarakat dan pengusaha lokal.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, saat memimpin Rapat Lengkap Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat beralih status menjadi Transisi Darurat Penangunggulangan Bencana Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi Sulawesi Tengah di ruang kerja Geubernur Sulteng, Jumat (26/10/2018).

Penyampaian itu didasari harapan uang dapat beredar di daerah ini dan dapat mempercepat perputaran ekonomi di Sulteng, khususnya daerah terdampak bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi.

“Saya sanagt mengharapkan, proses pembangunan Huntara dan infrastruktur lainnya ada keterlibatan masyarakat dan pengusaha lokal. Dengan harapan, uangnya dapat beredar di daerah ini (Pasigala),” kata Menkopolhukam Wiranto.

Selain itu, Wiranto juga mengharapkan validasi data dipercepat. Agar menjadi bahan kebijakan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) dan pembangunan Hunian Tetap (Hutap).

“Saya juga meminta, seluruh pihak terkait, khususnya instansi agar memasukkan catatan setiap bidang terkait langkah-langkah strategis yang perlu diambil dalam percepatan pemulihan di Sulteng,” ucapnya.

Diketahui, sebelum memimpin rapat, Wiranto dan robongan didampingi Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, meninjau lokasi likuifaksi di Petobo dan Balaroa.

*HGA

Leave A Reply

Your email address will not be published.