Perekat Rakyat Sulteng.

Sistem Perizinan Online Single Submission, Longki: Investor Semakin Dimudahkan izin Berusaha

29

SULTENG RAYA – Penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau disebut Online Single Submission (OSS) di daerah untuk percepatan kemudahan berusaha dan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan nonperizinan

OSS merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden No. 91 tahun 2017 tentang percepatan pelaksanaan berusaha. Selanjutnya, Peraturan Pemerintah No 24 tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

Demikian diungkapkan Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada rapat pengendalian usaha pertambangan dan sosialisasi regulasi pertambangan, dalam kaitannya dengan sektor kelautan dan perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup, serta evaluasi program pemberdayaan masyarakat lingkar tambang di wilayah Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, di Aula Kantor Bupati Morowali, Kamis (13/9/2018).

“Dengan aturan itu, Insya Allah para investor akan semakin dimudahkan izin berusahanya hingga tingkat daerah, bahkan investor pun bisa mengetahui fasilitas pajak yang akan didapat melalui OSS,” kata Gubernur Longki.

Hadir dalam rapat tersebut, Pj Bupati Morowali Bartholomeus Tandigala, Kepala OPD Teknis Kabupaten Morowali, Kepala OPD Teknis Morowali Utara dan perwakilan dari perusahaan tambang yang ada di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Dia pun mengapresiasi semua pihak, khususnya khususnya pimpinan perusahaan pertambangan yang telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

“Dengan penerapan OSS akan memangkas banyak mata rantai birokrasi dan sekaligus menjadikan seluruh perizinan dari pusat hingga ke daerah menjadi sebuah kesatuan dan ini adalah sebuah reformasi, dengan menggunakan model registrasi yang lebih modern, yang lebih cepat dengan sistem data yang terpadu, yang terintegrasi, sehingga tidak perlu lagi melewati banyak rantai birokrasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula, Gubernur Longki meminta satuan tugas pendukung OSS, baik tingkat provinsi maupun kabupaten agar terus mengawal proses dan penerapan perizinan melalui OSS, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan efektif serta menciptakan iklim kemudahan bagi para investor.

Ia menyebutkan bahwa investasi dibidang pertambangan di Provinsi Sulteng terus berkembang pesat dan menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

“Hal ini turut dibarengi dengan meningkatnya kesadaran pada persoalan tanggungjawab sosial perusahaan atau CSR, khususnya disektor sumber daya alam, CSR telah menjadi salah satu isu yang paling penting yang dihadapi induatri pertambangan, sehingga dengan begitu menjadi faktor akselerator yang mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan CSR,” kata Gubernur Longki. BMG

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.