Perekat Rakyat Sulteng.

Peduli Day Di Daerah Terpencil, Pemkab dan DPRD Apresiasi Karsa Institute

73

SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi dan DPRD Sigi mengapresiasi kegiatan Program Peduli Day yang diselenggarakan oleh Karsa Institute di daerah terpencil tepatnya di Desa Banasu, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Senin (10/9/2018).

Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta menyatakan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Karsa Institute dan Panitia Perayaan Hari Besar Nasional (PHBN) yang telah menyelenggarakan Festival Peduli Day.

Menurutnya, Kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan capaian-capaian program peduli dan mendorong adanya komitmen pemerintah pusat dan daerah, guna memenuhi hak dasar masyarakat adat dan lokal serta menyampaikan pesan inklusi sosial sebagai pendekatan yang mendorong untuk ditetapkannya kebijakan dan program dari pemerintah, yang lebih inklusi dan memihak masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang ada di daerah terpencil. Sebagaimana nawacita Bapak Presiden RI, negara harus hadir ditengah-tengah masyarakat,”ungkapnya.

Kata Bupati Moh Irwan, kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati HUT Proklamasi RI ke 73, merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan serta penghargaan kita terhadap para pejuang dan pahlawan yang telah berjuang sekuat tenaga dengan mengorbankan harta benda bahkan juga raganya untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaannya.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan rasa peduli sosial, cinta tanah air dan solidaritas antara masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, serta meningkatkan interaksi antara masyarakat sesama kelompok marginal dengan lainnya. Untuk itu, kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di Kecamatan Pipikoro agar dapat bekerjasama dan medukung pemerintah dalam melaksanakan program-program yang ada,”harapnya.

Apresiasi yang sama juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Sigi Moh Rizal Intjenae. Menurutnya, Peduli Day merupakan event yang telah menyerupai perayaan atas capaian berbagai upaya dan gerakan inklusi sosial di Indonesia, sekaligus sebagai pengingat bahwa eksklusi sosial masih berlangsung di berbagai daerah.

“Saya sangat berterimakasih kepada Karsa Institute yang telah membuat kegiatan Event Nasional di daerah terisolir. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga masyarakat yang ada di daerah terpencil juga dapat merasakan arti dari sebuah kemerdekaan,”katanya.

Ia juga mengatakan, kehadiran Pemkab dan DPRD Sigi merupakan sebuah komitmen dan bentuk kepedulian untuk masyarakat, khususnya yang ada di daerah terpencil. Olehnya, ia berharap agar masyarakat dapat mendukung program-program pemerintah, sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama dapat terwujud. FRY

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.