Perekat Rakyat Sulteng.

SMPN 12 Palu Bentuk Kelas Bahasa Inggris

18

SULTENG RAYA –Memasuki tahun ajaran 2018-2019,  Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Palu membentuk kelas Bahasa Inggris, dengan tujuan mengakomodir potensi peserta didik dibidang Bahasa Inggris.

Hal itu disampaikan Kepala SMPN 12 Palu, Yusri, saat ditemui Sulteng Raya, Kamis (13/9/2018).

Yusri mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan pengayaan kepada siswa, yang ditindak lanjuti dengan melakukan tes kepada siswa untuk melihat potensi yang dimiliki oleh siswa. Hasil dari tes tersebut, kata dia, kemudian dirangking sampai peringkat 25 dimasukan kedalam kelas Bahasa Inggris.

“Jadi untuk saat ini, kelas Bahasa Inggris itu dibentuk di kelas tujuh dan delapan. Kendala yang dihadapi yaitu bagaimana menimbulkan minat dan kemampuan siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Bagaimana pun, kondisi SMPN 12 Palu berbeda dengan sekolah-sekolah yang ada di pusat kota, kalau siswi dipusat kota itu rata-rata mereka sudah memiliki minat dan kemampuan. Sementara, disini kami masih harus mendorong minat mereka untuk belajar Bahasa Inggris,”kata dia, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, pembentukan kelas Bahasa Inggris ini bukan kelas unggulan. Sebab, tujuan dari dibentuknya kelas Bahasa Inggris ini hanya untuk mengakomodir potensi dibidang Bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa, sehingga bisa lebih dikonsentrasikan. Siswa pun, kata dia, bukan merupakan siswa yang permanen, tetapi setiap semester mereka akan dievaluasi, jika ada siswa yang dinilai pelajaran Bahasa Inggrisnya  meningkat, maka akan dilakukan penukaran dengan siswa di kelas Bahasa Inggris yang nilainya menurun.

Jadi, kata dia, pihaknya mencoba membentuk kompetisi kepada siswa. Sehingga, motivasi mereka untuk belajar meningkat dan nuansa kompetisi dalam hal positif itu terbangun dilingkungan SMPN 12 Palu. Dengan begitu, pihaknya berharap program-program yang sudah dilaksanakan di SMPN 12 Palu dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Intinya, kata dia, untuk masuk di kelas Bahasa Inggris itu dilakukan seleksi oleh pihak sekolah. Namun, untuk siswa yang berada diluar kelas Bahasa Inggris, mereka tetap bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrisnya melalui pembinaan Bahasa Inggris yang dilakukan oleh sekolah setiap dua kali dalam seminggu.

Saat ini, kata dia, proses belajar mengajar di kelas Bahasa Inggris tersebut diupayakan mengggunakan Bahasa Inggris. Namun karena guru diluar pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 12 Palu juga belum bisa mengajar dengan menggunakan Bahasa Inggris secara penuh.

Maka kelas Bahasa Inggris SMPN 12 Palu saat ini masih menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajar mengajarnya sekitar 60 persen. Untuk itu, kata dia, setiap tahun persentasi itu coba ditingkatkan. Sebab, tahun depan pihaknya menargetkan kelas bahasa Inggris tersebut 100 persen sudah menggunakan bahasa Inggris.

Untuk mempersiapkan itu, kata dia, pihaknya membangun kerjasama dengan pihak luar untuk mengajar guru-guru SMPN 12 Palu bahasa Inggris. Tidak hanya itu, dirinya juga rutin membagi ilmu dengan guru terkait bahasa Inggris. Sebab, keberhasilan dalam belajar berbahasa Inggris harus ditunjang dengan pembiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.ADK

Leave A Reply

Your email address will not be published.