Perekat Rakyat Sulteng.

Suami Aniaya Istri Pakai Parang, Pelaku Masih Diburu Polisi

55

SULTENG RAYA – Aparat Polsek Palu Utara memburu pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh lelaki US (36) terhadap istrinya AM (25).

Paur Subbag Humas, Aipda I Kadek Aruna kepada Sulteng Raya Ahad (9/9/2018) malam menjelaskan, pelaku US kini diburu aparat dibantu dengan warga akibat melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis parang di Jalan Boya Binangga Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Ahad (9/9/2018) pagi.

Kronologis kejadian menurut keterangan korban AM yang merupakan ibu rumah tangga (IRT) mengakui, suaminya US yang bekerja sebagai tukang kayu datang ke rumah untuk mengambil dua anaknya.

Selanjutnya, AM menanyakan perihal baju miliknya yang diambil oleh US, namun pertanyaan AM hanya dibalas oleh US dengan mengejek korban dengan mengarahkan pantat ke arah istrinya. Sehingga AM tanggapi US dengan perkataan kotor yang membuat US emosi dan langsung menganiaya AM dengan menggunakan parang yang mengakibatkan luka gores pada bagian leher AM, luka sabetan pada tangan kiri, luka tusuk pada perut bagian kiri hingga tembus pada punggung sebelah kiri.

Selain itu, menurut keterangan saksi perempuan AF (28) yang juga kakak korban mengaku, pada saat kejadian itu dirinya sedang mengeluarkan ayam dari kandang yang ada di depan rumahnya, kemudian saksi mendengar suara pelaku yang berteriak mengancam kepada korban, sehingga saksi masuk ke dalam rumah untuk melihat korban dan pelaku, yang mana pada saat itu pelaku mengambil parang miliknya dan menganiaya korban kemudian pelaku pun melarikan diri.

Usai penganiayaan itu, saksi pun langsung menolong korban dan membawanya ke rumah tetangga yang merupakan seorang perawat (Mantri) untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Sementara, Kapolres Palu, AKBP Mujianto mengatakan, saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Dimana pelaku US yang melakukan penganiayaan terhadap korban AM merupakan pasangan suami istri yang sudah dua pekan pisah dan masih melakukan proses perceraian.

“Pelaku juga sebelumnya pernah dilaporkan oleh korban di Polres Palu dengan kasus KDRT pada hari Sabtu tanggal 1 September 2018. Untuk saat ini pelaku sedang dalam pencarian yang dilakukan oleh anggota Polsek Palu Utara dan dibantu oleh warga ditempat-tempat. Sementara korban untuk saat ini masih mendapatkan perawatan di RS Madani,” jelas mantan Kapolres Buol itu.

Kapolres Palu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila memiliki masalah segera menghubungi kepolisian terdekat untuk membantu mengatasi masalah, baik urusan keluarga maupun masalah pribadi.

“Kami pihak kepolisian siap membantu menyelesaikan masalah secara baik-baik tanpa ada kekerasan,” imbau perwira menengah berpangkat dua melati di pundaknya itu.*/YAT

Leave A Reply

Your email address will not be published.