Perekat Rakyat Sulteng.

APBD Perubahan 2018, Pemkab Parmout Targetkan Peningkatan PAD

46

SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2018.

Hal itu diungkapkan Bupati Parmout yang diwakili oleh Asisten ahli, dr. Agus S Hadi pada sidang Paripurna DPRD Parmout dengan agenda penjelasan Bupati atas KUA dan PPAS APBD Perubahan tahun 2018, Jumat (7/9/2018).

Agus mengatakan, target PAD pada APBD Perubahan tahun 2018 diestimasi sebesar Rp167,395 Miliar atau meningkat 39,94 persen dibanding target sebelum perubahan yaitu, Rp100,540 Miliar.

Target tersebut kata dia, akan dipenuhi dari retribusi daerah yang akan memberikan kontribusi terhadap PAD sebesar Rp8,099 Miliar  atau meningkat sebesar 34,85 persen dibandingkan target sebelum perubahan.

Sementara lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, pada perubahan APBD ditargetkan mencapai Rp143,850 Miliar atau mengalami kenaikan 44,51 persen dibandingkan sebelum hanya sebesar Rp79,817 Miliar.

“Pendapatan itu berasal dari penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan penerimaan jasa giro, tuntutan ganti rugi daerah, pendapatan dari pengembalian, pendapatan BLUD, PAD lain-lain dan dana BOS,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dana perimbangan dalam perubahan APBD 2018, tidak mengalami perubahan atau tetap pada estimasi sebelumnya yakni sebesar Rp1,094 Triliun.

Dia menambahkan, lain-lain pendapatan daerah yang sah pada perubahan APBD tahun ini, diestimasi sebesar Rp254,412 miliar, atau mengalami peningkatan 0,88 persen dibandingkan terget sebelumnya sebesar Rp252,169 miliar.

Pendapatan tersebut lanjut dia, berasal dari dana penyesuaian otonomi khusus sebesar Rp207,264 miliar, meningkat sebesar 0,12 persen dibandingkan target sebelumnya sebesar Rp207,013 miliar.

Kemudian, berasal dari bantuan keuangan provinsi atau pemerintah daerah lainnya, pada perubahan APBD diestimasikan sebesar Rp2,892 miliar, atau meningkat sebesar 13,56 persen dibandingkat target sebelumnya sebesar Rp2,500 miliar.

Dengan demikian kata Agus, total target Pendapatan Daerah dalam perubahan APBD tahun 2018 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp1,516 Triliun, atau mengalami kenaikan 4,56 persen.

Saat penjelasan Bupati Parmout atas KUA dan PPAS APBD Perubahan 2018, sejumlah anggota DPRD Parmout melakukan interupsi. Salah satunya kader PAN, Hazairin Paudi yang menilai sambutan penjelasan Bupati Parmout tersebut tidak dapat dilakukan, sebab yang bertanda tangan adalah Wakil Bupati Parmout, H. Badrun Nggai dan bukan H. Samsurizal Tombolotutu sebagai Bupati Parmout.

Namun, setelah dilakukan skorsing selama kurang lebih 10 menit oleh Haris Lasimpara selaku pimpinan sidang, akhirnya sidang dapat dilanjutkan. Sidang paripurna Jumat (7/9/2018) tersebut dijadwalkan dengan tiga agenda persidangan, yakni penjelasan Bupati Parmout atas KUA dan PPAS APBD Perubahan, pembacaan hasil reses yang pada kesempatan itu tidak dibacakan oleh masing-masing Dapil, namun hanya diserahkan ke pihak eksekutif. Serta, pembentukan Pansus perubahan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Parmout. OPI

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.