Perekat Rakyat Sulteng.

Bupati Poso Resmikan Gereja KIBAID

42

SULTENG RAYA – Bupati Poso, Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu, meresmikan Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (Kibaid) di Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan, Rabu (8/8/2018).

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya mengapresiasi kebersamaan dan kerja keras warga gereja Kibaid Poso yang telah berhasil merampungkan pembangunan gedung gereja yang representatif, meskipun dalam perkembangannya mengalami pasang surut, namun hasil perjuangan iman jemaat Kibaid telah terjawab dengan diresmikannya gedung gereja yang baru.

Beranjak dari sejarah perjalanan pelayanan dan pertumbuhan gereja Kibaid itulah, bupati Darmin menyegarkan iman jemaat dengan mengutip kata pemazmur yakni, Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah orang yang membangunnya. Karena itu Ia berharap agar gedung gereja yang baru dijadikan sebagai rumah yang kudus untuk mewujudkan tujuan gereja Kibaid yakni, mewujudkan panggilannya untuk menyembah, memuliakan Allah, memberitakan Injil menjadi jemaat yang misioner. Dan yang tidak kalah pentingnya, gedung gereja dijadikan sebagai tempat pembinaan keluarga dan jemaat yang taat kepada Tuhan serta memiliki etika dan moral yang baik.

Disamping itu lanjut bupati, kehadiran gedung gereja yang baru juga dapat memberikan motivasi kepada warga jemaat untuk selalu rajin beribadah, sehingga kasih dan damai dari Tuhan Yesus Kristus senantiasa melingkupi seluruh warga jemaat.

Selain itu, Darmin juga secara tegas mengingatkan agar keindahan suatu gedung gereja hendaknya juga diikuti dengan indahnya suatu persekutuan umat Tuhan.

Hal itu sengaja dikemukakan bupati karena tidak jarang dalam suatu jemaat ketika diawal pertumbuhan begitu nampak kebersamaan, berjuang bersama, melayani bersama dan membangun bersama dalam suka dan duka.

Namun ironisnya ketika jemaat mengalami pertumbuhan dan kemajuan yang begitu pesat, justru yang terjadi adalah sikap egois ingin menang sendiri, merasa penting dari orang lain serta berbagai alasan lain yang mengarah pada keinginan untuk memisahkan diri.

Karena itu bupati berharap kondisi seperti itu tidak terjadi di gereja Kibaid. Tetapi justru dengan kemajuan yang ada akan semakin memperkuat iman jemaat untuk terus bertumbuh dalam satu pelayanan yang saling mengasihi dan melengkapi satu dengan yang lain demi terwujudnya gereja Kibaid yang mandiri dan misioner.

Sementara itu, Pdt. Yermando Kalatasik menjelaskan, Gereja Kibaid Poso dibangun mulai tahun 2003 dengan berdiri diatas tanah seluas 375 m2, dengan menghabiskan dana sebesar Rp214.000.000.

“Atas nama seluruh warga Kibaid Poso juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas kehadiran orang nomor satu di Poso itu meresmikan gereja Kibaid dan sekaligus mengikuti ibadah syukur bersama bahkan membawakan pujian, yang dinilainya menjadi penguatan bagi pelayanan gereja Kibaid selanjutnya,” Pdt. Yermando Kalatasik.

Diketahui, peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu dan pentahbisan oleh wakil Ketua Sinode gereja Kibaid, Pdt. Daud Rupa Patulak, yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan pembukaan pintu gereja serta doa pentahbisan.

Acara diakhiri dengan penyerahan cendramata berupa miniatur rumah adat toraja dari pimpinan Kibaid Poso, Pdt. Yermando Kalatasik kepada Bupati Poso. Acara peresmian dihadiri anggota Forkopimda, para kepala OPD, Ketua majelis Klasis Poso Kota, Pdt. Budi. S. Tarusu. Sth, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.*/YAT

Leave A Reply

Your email address will not be published.