Perekat Rakyat Sulteng.

Kasus Pembunuhan PSK, JPU Hadirkan Penyidik Sebagai Saksi

28

SULTENG RAYA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan penyidik dari kepolisian, sebagai saksi pada sidang kasus pembunuhan korban Nur Intan, yang merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Eks Lokalisasi Tondo pada Februari 2018 lalu.

Dihadirkannya saksi Rahmad dari penyidik kepolisian itu, terkait proses pemeriksaan yang dilakukan terhadap terdakwa Rudi Haryanto alias Rudi. Dalam kesaksiannya saksi mengatakan, saat melakukan pemeriksaan kepada terdakwa tersebut, tidak dilakukan pemaksaan. Saat diberi pertanyaan terkait kasus tersebut jelas saksi, terdakwa langsung menjawab tanpa arahan.

“Ia langsung menjawab, tanpa diarahkan dalam memberikan kesaksiannya saat diperiksa,” katanya pada persidangan yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Palu.

Ia menambahkan, terdakwa dalam kesaksiaannya saat dilakukan pemeriksaan menjelaskan, sangkur yang digunakan terdakwa, merupakan milik terdakwa Supriadi alias Umpi. Sedangkan kabel yang digunakan untuk menjerat korban merupakan milik terdakwa sendiri yang telah disiapkan.

Usai mendengarkan saksi dari penyidik kepolisan yang melakukan pemeriksaan kepada dua terdakwa, atas pertimbangan majelis hakim, sidang lanjutan akan dilaksanakan pada Rabu (1/8/2018), dengan agenda sidang tuntutan JPU.

Diketahui, dihadirkannya saksi dari penyidik kepolisian pada sidang tersebut, untuk menanggapi kesaksian terdakwa Rudi Haryanto alias Rudi pada sidang pemeriksaan terdakwa beberapa waktu lalu. Pada sidang tersebut, di hadapan majelis hakim, terdakwa mengaku mendapatkan perilaku yang tidak baik saat pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepolisian. TMG

Leave A Reply

Your email address will not be published.