Perekat Rakyat Sulteng.

NasDem Sulteng ‘Tumbang’ di Dua Pilkada

238

SULTENG RAYA – Partai NasDem tumbang alias kalah dalam Pilkada Serentak 2017 yang digelar di dua kabupaten di Sulawesi Tengah. Padahal sebelumnya, jajaran petinggi DPW Partai NasDem Sulteng mengklaim bakal menang di Pilkada Buol dan Banggai Kepulauan (Bangkep).

Di Pilkada Buol, Partai NaSdem mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3, Syamsudin Koloi-Nurseha Batalipu. Partai NasDem berkoalisi dengan Partai Gerindra, PKB, dan PKPI. Koalisi empat partai politik ini memiliki 11 kursi di DPRD Kabupaten Buol.

Sementara di Pilkada Bangkep, Partai NasDem mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 4, Irianto Malingong-Hesmon VFL Pandili. Partai NasDem bergabung dengan PAN, Golkar, dan PPP dalam koalisi ‘super gendut’ yang memiliki 12 kursi di DPRD Bangkep. Hesmon Pandili yang menjadi kandidat wakil bupati adalah kader tulen Partai NasDem. Sebelumnya ia menjabat anggota DPRD Bangkep.

Sejak proses pendaftaran dan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Pilkada Buol dan Bangkep, jajaran pengurus dan petinggi DPW Partai NasDem Sulteng silih berganti mendatangi dua kabupaten yang menggelar Pilkada.

Kurun enam bulan terakhir, beragam agenda konsolidasi pengurus dan kader digelar Partai NasDem di Buol dan Bangkep. Bahkan berbagai kegiatan dan pertemuan langsung dengan masyarakat, digelar secara rutin di dua kabupaten itu.

Bahkan Ketua DPW NasDem Sulteng, Ahmad H Ali berulang kali mengunjungi Buol dan Bangkep. Ia selalu hadir dalam acara deklarasi pasangan calon yang diusung Partai NasDem di Bangkep dan Buol. Bukan itu saja, di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI, Ahmad Ali tetap menyempatkan diri hadir dalam agenda kampanye pasangan calon yang diusung Partai NasDem di Buol dan Bangkep.
Saat kampanye akbar pasangan calon Irianto Malingong-Hesmon Pandili di Bangkep, 11 Februari 2017, Ahmad Ali tampil sebagai jurkam utama Partai NasDem. Dalam orasinya di hadapan ribuan massa, Ahmad Ali menyatakan keyakinannya bersama Partai NasDem dapat memenangi Pilkada Bangkep dan Buol.

Anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan, keyakinan yang membuat NasDem optimistis menang Pilkada karena ditunjang oleh pasangan calon yang diusung adalah putra dan putri terbaik serta asli orang Bangkep dan Buol.

“Kami tidak mau Bangkep dan Buol dipimpin oleh orang yang tidak tahu dengan dua wilayah itu. Sehingga kami mengusung putra dan putri terbaik menjadi pasangan calon dalam dua Pilkada di Sulteng tahun ini,” kata Ahmad Ali dalam orasi politik pada kampanye terbuka di Bangkep.

Sayang seribu kali sayang, kegigihan Partai NasDem Sulteng memenangkan pasangan calon yang diusungnya, tak berbuah manis. Pasangan Syamsudin Koloi-Nurseha Batalipu yang diusung di Buol kalah. Begitu pula pasangan Irianto Malingong-Hesmon Pandili di Bangkep. Dua pasangan calon yang diusung NasDem itu hanya menempati posisi kedua perolehan suara di masing-masing kabupaten.

Berdasarkan hasil perhitungan suara Pilkada Serentak 2017 yang dipublis Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui situs resminya, Pilkada Kabupaten Buol yang diikuti tiga pasangan calon, dimenangi oleh pasangan nomor urut 1, Amirudin Rauf-Abdullah Batalipu. Kandidat yang diusung koalisi Partai Golkar, PAN, PDIP, dan Hanura ini, mampu mengantongi 36.094 suara sah atau 46,60 persen.

Sedangkan pasangan calon yang diusung Partai NasDem, Syamsudin Koloi-Nurseha Batalipu, barada di posisi kedua perolehan suara. Pasangan nomor urut 3 ini meraup suara sah sebanyak 32.419 atau 41,86 persen.

Sementara pasangan nomor urut 2, Efendi Nonci-Syarmin DJ Daimaroto di posisi ketiga perolehan suara. Pasangan calon yang diusung Partai Demokrat dan PPP ini hanya mampu meraih 11,54 persen atau 8.935 suara sah.

Pilkada Bangkep dimenangi oleh pasangan Zainal Mus-Rais Adam dengan perolehan 26.675 suara sah atau 39,33 persen.

Pasangan calon ini diusung oleh Koalisi PKS, Partai Demokrat, Hanura dan PBB.

Sedangkan pasangan calon yang diusung Partai NasDem, Irianto Malingong-Hesmon Pandili berada di posisi kedua perolehan suara. Kandidat yang sebelumnya paling diunggulkan menang Pilkada ini, hanya meraup 32,89 persen atau 22.304 suara sah.

Di posisi ketiga ditempati pasangan calon nomor urut 2, Hery Ludong-Adjumain Lumbon yang diusung Koalisi PDIP dan Partai Gerindra. Pasangan calon ini hanya mampu mengantongi 15,77 persen atau sekitar 10.695 suara pemilih.

Berada pada posisi juru kunci perolehan suara adalah pasangan calon nomor urut 1, Delmard Siako-Nadjib Bangunan.

Kandidat dari jalur perseorangan (independen) ini hanya mampu meraup 12,01 persen atau 8.147 suara pemilih. OTR

Leave A Reply

Your email address will not be published.