Perekat Rakyat Sulteng.

Hari Ini Bertemu Pemda Luwu Utara, Pemda Sigi Perjuangkan Jalan Lintas Selatan

209

SULTENG RAYA – Pemerintah Kabupaten Sigi terus berupaya merealisasikan rencana pembukaan akses jalan di wilayah selatan. Jalan poros tersebut akan wilayah Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dengan wilayah Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hari ini, Senin (20/2/2017), Bupati Sigi, Mohammad Irwan didampingi Wakil Bupati Paulina serta pejabat dinas teknis Pemda Sigi, akan bertemu dengan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di Masamba. Pertemuan dua pemerintah daerah itu khusus membahas rencana kerjasama membuka akses jalan poros yang menghubungkan dua daerah tersebut.

Wakil Bupati Sigi, Paulina yang dihubungi Sulteng Raya via telepon, Minggu malam (19/2/2017) menjelaskan, rencana pembukaan akses dan pembangunan jalan lintas selatan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi dengan wilayah Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara. Seko berjarak kurang lebih 97 KM dari Masamba, ibukota Kabupaten Luwu Utara.

Menurut Paulina, Pemda Sigi telah merencanakan pembangunan jalan di Kecamatan Pipikoro hingga ke wilayah perbatasan dengan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Jalan lintas selatan itu rencananya akan melintasi Desa Kalamanta menuju wilayah Kecamatan Seko.

“Jalan poros lintas selatan ini akan dibuka dari arah Desa Kalamanta ke arah Kecamatan Seko. Medannya jauh lebih mudah dan tidak akan melintasi sungai besar, sehingga tidak membutuhkan anggaran besar untuk membangun banyak jembatan besar,” kata Paulina.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, rencana Pemda Sigi tersebut sudah dikonsultasikan dengan Pemprov Sulteng. Bahkan menurut Paulina, Gubernur Sulteng Longki Djanggola sangat mendukung rencana program pembangunan infrastruktur yang digagas Pemda Sigi itu. Program tersebut sejalan dengan program utama pemerintahan Longki Djanggola-Sudarto untuk meningkatkan infrastruktur jalan dan membuka keterisolasian sejumlah daerah di Sulteng.

“Pak Gubernur sangat mendukung rencana ini. Jadi Pemda Sigi tidak berjuang sendiri untuk merealisasikan pembangunan jalan lintas selatan ini. Kemudian, pertemuan dengan Pemda Luwu Utara untuk mensinergikan kerjasama pembangunan jalan tersebut. Sehingga pemerintah pusat bisa memberi perhatian khusus dan memberikan dukungan dana APBN,” kata Paulina.

Sementara itu, Bupati Sigi Mohammad Irwan mengatakan pembukaan jalan poros lintas selatan Kabupaten Sigi menuju Kabupaten Luwu Utara, akan membuka keterisolasian daerah dan memudahkan mobilisasi barang dan jasa antar provinsi.

Selain itu, jalan poros tersebut akan memperpendek jarak dan waktu tempuh dari Palu, ibukota Provinsi Sulteng menuju Palopo, Sulawesi Selatan.

Menurut Bupati Mohammad Irwan, pertemuan dengan Pemda Kabupaten Luwu Utara untuk membahas rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Sigi dan Kabupaten Luwu Utara. Salah satu poin penting pada pembahasan nantinya yaitu meminta kesediaan Pemda Kabupaten Luwu Utara untuk membangun jalan di wilayahnya yang menuju langsung ke perbatasan dengan Kabupaten Sigi.

“Dalam pertemuan itu akan ada pembicaraan khusus tentang kesiapan alokasi anggaran pembangunan jalan poros lintas provinsi itu dari APBD masing-masing kabupaten,” ujar Mohammad Irwan.

Ia menambahkan, jika rencana pembangunan jalan tersebut terealisasi, maka jalur tersebut akan menjadi salah satu jalan nasional yang pembiayaannya akan mendapat sokongan penuh dari APBN. Jalan lintas tersebut akan memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di dua provinsi, terutama masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan. OTR/*

Leave A Reply

Your email address will not be published.