Perekat Rakyat Sulteng.

Pendapatan Sulteng Capai Rp3,5 Triliun

149

SULTENG RAYA– Target pendapatan daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) meningkat dengan nilai Rp3,5 Triliun, dimana sumber pendapatan tersebut terdiri dari tiga bagian diantaranya, PAD, Dana Perimbangan, dan Pendapatan yang sah.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Sistem Informasi dan Pengelolaan Data Dinas Pendapatan Sulteng
Rachmah, Kepada Sulteng Raya, Kamis (16/2/2017).

“Sumber pendapatan daerah terdiri dari tiga bagian yakni, PAD yang masing-masing dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan darah, dan PAD yang sah,” kata Rachmah.

Lanjut Rachmah, kedua dana perimbangan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2016, terkait dana-dana bagi hasil untuk 2017, seperti DBH Pajak dan DBH bukan Pajak, kemudian yang ketiga adalah pendapatan yang sah misalnya pendapatan hibah dan dana penyesuaian otsus, dimana dana tersebut semuanya masuk dalam lain-lain pendapatan yang sah.

Menurutnya, berdasarkan data tahun ini, target PAD senilai Rp914 Miliar, sedangkan dana perimbangan Rp2,6 Triliun dan Pendapatan yang sah senilai Rp18 Miliar.

“Untuk PAD tahun ini tergetnya mengalami penurunan, karena tahun sebelumnya itu senilai Rp984 Miliar,” ujarnya.

Dengan terjadinya sedikit penurunan target, pihaknya memastikan bahwa target ini akan menagalami perubahan yang signifikan dari target yang sudah ada.

“Memang targetnya agak sedikit menurun, tetapi ini juga akan mengalami perubahan secara signifikan di tahun 2017 dengan adanya perubahan-perubahan ditarget anggaran 2018, dan di 2017 ini akan mengalami perubahan secara total,” tuturnya.

Selain itu, khusus untuk retribusi daerah yang juga bagian dari PAD senilai Rp5,1 Miliar juga mengalami penurunan angka. Sedangkan retribusi daerah disebabkan adanya perubahan retribusi daerah untuk jasa usaha, khususnya untuk sewa kekayaan barang milik daerah antaranya sewa tanah dan bangunan, yang sudah tidak masuk lagi dalam retribusi daerah.

“Jadi disini memang agak sedikit berubah, tetapi akan dilakukan penyesuaian-penyesuaian di tahun 2017, sehingga perubahannya tahun ini, untuk anggaran di 2018,” ucapnya. HYT

Leave A Reply

Your email address will not be published.