Perekat Rakyat Sulteng.

Proyek Puskesmas Diduga Asal Asalan

192

SULTENG POST – KepalaDinasKesehatanKabupatenDonggala AnitaNoerdinengganmengomentariterkaitdugaanproyekPuskesmas di KecamatanPenimbani yang didugaAsal-asalan.

Anita yang dihubungiSulteng Post sejakJumat (3/11) lalutidakmerespon media ini, iasempatmembalaspesansingkat media ininamunisinyatidakjelas.

“Waa slmslhkn dug kektr pal,” demikianpesansingkattidakjelasdari Anita yang dilayangkanke media inisaatdikonfirmasisoalPuskesmasPenimbani.

SementaraituKetuaKomisi I DPRD DonggalaAssegafAldjufri, sebelumnyamenegaskanakanmemanggilpihakDinkesDonggalauntukdimintaiketerangan.

Namumakibat agenda yang padatpihaknyaakanmencariwaktu lain untukmenanganimasalahPuskesmasPenimbanitersebut.

“Selesai Agenda Paripurna,” ucapnya.

IajugaakanturunkelokasijikaadakecurigaanpembangunanPuskesmas di daerahterpencildansusahdijangkauitu. “Kita singkronkandulubarukitaturun,” tegasAsegaf.

Forum MasyarakatPenimbani, Arman, memintaPihakterkaitmenindakdugaanasal-asalanpadapembangunanproyekpuskesmasinduk di Penimbaniitu.

Diberitakansebelumnya, terlihatpondasitidaksesuaidengan RAB awalpembangunan.

Arman, mengatakanadabeberapamasalah yang didugasengajadilakukan demi meraupkeuntungan.

“Tidaksesuaigambartidaksesuai RAB.Pondasitidaksesuai RAB,”  tegasnyakepadawartawan (18/10) lalu.

Didalam RAB menurutnyapondasitinggidua meter, tapi yang terjaditidakdemikian.

“Lebartidaksesuaikedalamandalamtanahtidaksesuaipanjangtidaksesuai,” bebernya.

Pondasi yang seharusnyadibangundua meter dalamsatu meter 100 senti, ada 7 centi meter yang tidakdilaksanakan.

“LuasPuskesmas 235 per segi. Bayangkan yang dicuri 7 centi meter per kalikansajaberapaitu yang diakorupsi,” ucapnya.

ArmanmenegaskanpihaknyaakanmenyeretkasusinikeRanahHukum. “SayaakanlaporkankeTindakPidanaKorupsi (Tipikor),” tegasArman

Proyek yang dibangunmenggunakananggaranRp2,2Miliaritukinimenjadisorotan. EmpatanggotaPolresDonggalajugasudahtiba di lokasiuntukmelakukanpemantauandugaanadanyakesalahanpadapembangunan. TUR

Leave A Reply

Your email address will not be published.